Lompat ke konten

Hotspot Karhutla di Kalbar Melonjak, 246 Titik Panas Terdeteksi dalam Sehari

Gongkalimantan.com— Jumlah titik panas (hotspot) yang mengindikasikan potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Kalimantan Barat kembali mengalami lonjakan signifikan.

Berdasarkan data pemantauan Sistem Informasi Sipongi Kementerian Kehutanan hingga Jumat (2/10/2026) pukul 21.10 WIB, terdeteksi sebanyak 246 hotspot dengan tingkat kepercayaan tinggi (high confidence) yang tersebar di wilayah Kalbar.

Kenaikan lonjakan titik panas ini juga tercatat secara nasional, di mana terdapat total 1.271 hotspot high confidence di seluruh Indonesia—melonjak sebanyak 689 titik dibandingkan pemantauan sehari sebelumnya

Menanggapi lonjakan angka tersebut, pihak Kementerian Kehutanan mengimbau masyarakat untuk memahami karakteristik data hotspot. Hotspot merupakan indikasi anomali suhu yang ditangkap oleh satelit dan tidak bisa serta-merta disamakan langsung dengan jumlah kejadian kebakaran maupun total luas lahan yang terbakar. Oleh karena itu, seluruh titik indikasi tetap memerlukan verifikasi langsung di lapangan

“Kami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas, relawan, tenaga kesehatan, masyarakat, serta semua pihak yang terus bekerja dalam pengendalian karhutla di lapangan,” ujar perwakilan Kemenhut, Firda Aulia

Saat ini, berbagai langkah penanganan seperti pemantauan rutin, patroli darat dan udara, pembasahan, pendinginan, hingga operasi pengendalian karhutla terus diperkuat di sejumlah wilayah rawan untuk meminimalisasi potensi dampak kebakaran.

Penulis.dokan


Eksplorasi konten lain dari Gong Kalimantan

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.